查看完整案例

收藏

下载
Rumah Mini – ARCHINESIA
Rumah Mini
Rumah Mini
] Rumah Mini berdiri di atas lahan 6 x 15 meter di Kelapa Gading, Jakarta. Lokasinya rawan banjir saat hujan, sehingga rumah ini didesain dengan sistem panggung. Selain mengurangi risiko genangan, panggung ini juga membantu resapan air. Oleh karena itu, rumah tetap fungsional tanpa mengorbankan kenyamanan.
Pencahayaan dan ventilasi alami menjadi prioritas utama. Salah satu sisi hunian dibuat berjarak dari batas lahan, menciptakan taman kecil yang membantu sirkulasi udara dan masuknya cahaya. Bukaan strategis, lantai berlubang, serta tangga ringan memungkinkan aliran udara tidak hanya horizontal, tetapi juga vertikal. Dengan strategi ini, Rumah Mini tetap terang dan sejuk meski berada di lingkungan padat.
Penataan ruang mengikuti kebutuhan penghuni. Lantai pertama menampung ruang keluarga, ruang makan, dapur, dan kamar asisten rumah tangga. Lantai dua memiliki ruang keluarga kecil, dua kamar tidur, dan satu kamar mandi luar. Lantai tiga lebih privat, berisi kamar utama dengan kamar mandi dalam serta area jemur. Semua ruang dirancang agar bersentuhan langsung dengan luar melalui jendela besar yang bisa dibuka sesuai kebutuhan.
Meskipun berdiri di lahan terbatas, hunian tetap terasa luas. Efisiensi ruang, pencahayaan optimal, dan ventilasi yang baik menciptakan kenyamanan tanpa harus bergantung pada ruang yang besar. Dengan desain yang adaptif, Rumah Mini memberikan kualitas hunian yang fungsional dan menyenangkan. (uci)
Rumah Mini
Rumah Mini stands on a 6 x 15-meter plot in Kelapa Gading, Jakarta. The location is prone to flooding during heavy rains, so the house is designed with a raised floor system. This not only reduces the risk of water pooling but also improves water absorption. As a result, the house remains functional without compromising comfort.
Natural lighting and ventilation are top priorities. One side of the house is set back from the property boundary, creating a small garden that enhances airflow and daylight penetration. Strategically placed openings, perforated floors, and lightweight stairs allow air to circulate both horizontally and vertically. With these strategies, Rumah Mini stays bright and well-ventilated despite being in a dense urban environment.
The spatial arrangement follows the residents’ needs. The first floor houses the living room, dining area, kitchen, and maid’s room. The second floor includes a small family area, two bedrooms, and a shared bathroom. The third floor is more private, featuring the master bedroom with an en-suite bathroom and a laundry area. Every space is designed to connect directly with the outdoors through large windows that can be opened as needed.
Despite its compact footprint, the house feels spacious. Efficient space utilization, optimal lighting, and good ventilation create a comfortable living environment without relying on excessive space. With an adaptive design, Rumah Mini offers a functional and pleasant residential experience. (uci)
Architecture Firm:
Yodi Juliardi
Design Principal(s):
Yodi Juliardi
Name of Project:
Rumah Mini
Location:
Kelapa Gading, Jakarta
Design Period:
2019
Construction Period:
2020
Site Area:
90 sqm.
Floor Area:
137 sqm.
Contractor:
Megan Agung
Structure:
Hermanto Subagijo
M&E:
Harisson
Photographer:
Debora Deatirza Herma
Flooring:
Roman Granite
Paint:
Kemtone
Windows:
Alkasa Aluminium
Roof:
Roman Kanmuri
Sanitary:
TOTO
General Lighting:
Philips
客服
消息
收藏
下载
最近
















